MPASI untuk optimalkan 1000 HPK

Setiap orang tua pasti menginginkan buah hatinya tumbuh dengan optimal. Terlebih lahi dimasa 1000 HPK yang merupakan masa krusial tumbuh kembang seorang anak.  Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan keberhasilan 1000 HPK adalah dengan memenuhi kebutuhan zat gizi anak. Setelah masa 9 bulan dalam kandungan, kemudian 6 bulan ASI, tahap selanjutnya yang dilalui anak dan tua adalah MPASI atau Makanan Pendamping ASI. Kenapa sih MPASI harus diberikan setelah 6 bulan?

Setelah bayi berusia 6 bulan, kandungan ASI tidak lagi mencukupi kebutuhan gizi anak, sehingga diperlukan zat gizi tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Pertanyaan berikutnya adalah, seperti apa MPASI yang benar untuk anak usia 6 bulan sampai 2 tahun? Apa saja yang sebaiknya diberikan untuk MPASI?

1. Pahami Kebutuhan Gizi Anak

Dari tabel disamping, bisa dilihat bahwa anak usia 6 bulan sampai 2 tahun memerlukan 800 – 1200 kkal perhari yang harus dipenuhi dari ASI dan MPASI

2. Pahami Tahapan MPASI

3. Pahami Jenis Bahannya

Setelah mengetahui kebutuhan gizi dan tahapan MPASI pada anak, selanjutnya orang tua perlu memahami makanan apa saja yang sebaiknya diberikan untuk anak. Pada prinsipnya, sama seperti orang dewasa, MPASI harus memenuhi unsur cukup Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat, Vitamin dan mineral.

a. Protein
15 – 20% MPASI harus mengandung protein, terutama dari bahan hewani. Kenapa? Karena protein hewani lebih mudah diserap dan lebih banyak mengandung zat besi yang diperlukan anak untuk mencegah anemia. Semua jenis bahan hewani boleh diberikan kepada anak selama tidak ada alergi tertentu. Akan tetapi, usahakan jika menu MPASI adalah telur, tambahkan 1 lagi protein hewani didalamnya karena, kandungan zat besi dalam telur sangat sedikit.

b. Lemak
25 – 30% MPASI harus mengandung Lemak. Sumbernya bisa dipenuhi dari minyak goreng, mentega, santan, dll.

c. Karbohidrat
50 – 60 % MPASI harus mengandung karbohidrat. Tidak harus nasi, orang tua bisa menggunakan kentang, ubi, mie, pasta, oats atau yang lainnya.
Jadi, MPASI harus diberikan dengan benar, baik jumlah, tekstur maupun isinya.